Categories
Opini

Gus Gibran for DKI 1

Akhir-akhir ini penyematan “gelar” Gus di depan nama seseorang cenderung agak sensitif. Memang sepertinya tidak secara formal dipatenkan sehingga pengguna oleh mereka “yang tidak berhak” bisa dikatakan melanggar hukum. Tapi rasa-rasanya tanpa perlu diajari lagipun mayoritas orang Indonesia faham siapa yang “berhak” menyandangnya.

Tidak mengherankan kalau “pengguna yang tidak berhak” meskipun tidak pernah dituntut biasanya mendapat sanksi sosial dalam berbagai bentuk, dari sindiran sampai cacian. Tiba-tiba muncul pemberitaan kalau gelar kehormatan bagi komunitas Nahdiyin ini disematkan pada sosok Gibran Rakabuming Raka.

Categories
Opini

King of Lip Service

Oknum mahasiswa bikin geger saat seluruh energi seluruh negeri tersita menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19 yang secara statistik nyata lebih parah dari gelombang pertama. Menjadi perhatian banyak fihak karena yang bersangkutan juga menyandang jabatan tinggi pada organisasi kemahasiswaan di salah satu Perguruan Tinggi Negeri paling prestisius di negeri ini. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia alias BEM UI.

Categories
Filosofi

Saya Kutu Buku? Trus Masalahmu Apa?

Saya kutu buku? Mungkin aja sih. Saya sih nggak merasa begitu. Tapi kalo banyak orang bilang saya kutu buku, ya terserah-terserah saja. Lha kalo ada yang bilang saya kutu kupret aja saya nggak ambil pusing koq. Apalagi kutu buku yang kesannya sedikit lebih beradab meskipun sama-sama kutu.

Cuma kalo pikiran jujur saya sendiri sih saya justru liatnya sebaliknya. Kalo kebiasaan saya membaca itu buat sebagian orang keliatan aneh, saya justru menganggap orang-orang yang males membaca itulah yang aneh.

Categories
Hobi Sehari-hari

Cara Mendapat Buku Impor Murah

Harga buku yang terus naik seolah mengingatkan kalau ilmu itu mahal. Kecenderungan saya memilih buku impor membuat belanja buku lebih menguras kantong lagi.

Beberapa tahun lalu di Toko Buku Periplus langganan saya masih ada buku berbanderol di bawah 100 ribu. Buku-buku dengan harga 300 ribuan itu sudah saya anggap mahal. Sekarang rasa-rasanya meskipun yang ditempeli diskon guede buanget pun nggak ada lagi yang di bawah 100 ribum Buku-buku yang masuk kategori mahal, yang dulu harganya bermain di kisaran 300 ribuan, sekarang sudah melewati 400 ribu. Apalagi kalau masuknya ke Kinokuniya.

Karena itu selain selalu tertarik dengan buku, saya juga selalu tertarik dengan cara mendapat buku impor murah.

Categories
Opini

Agama Setengah Yakin

Viral berawal dari postingan di akun Tiktok pribadinya, seorang wanita menceritakan kisahnya yang terpaksa harus melepas hijab selama bekerja.

Lagi-lagi. Klise sebetulnya sih. Sudah berasa dengerin kaset butut yang terus diputar berulanh-ulang. Kisah yang terus berulang di negeri ini. Negeri yang menjadikan kebebasan menjalankan ajaran agama sebagai salah satu pondasi kehidupan berbangsa dan bernegaranya.

Categories
Bisnis

Saya Bukan Investor

Saya baru “ngeh”. Ternyata mereka yang mengais rejeki dengan memperjualbelikan aset berharga itu lebih suka dirinya disebut investor.

Kenapa? Entahlah.

Categories
Opini

COD Menyesatkan

Saya baru tahu ternyata pemahaman saya tentang COD yang merupakan singkatan dari Cash on Delivery itu sangat berbeda dengan pemahaman “milik” para pelaku usaha yang terlibat dalam penggunan model transaksi yang makin banyak dipakai dalam aktivitas belanja online.

Baru-baru ini tersebar video dimana seorang ibu marah-marah kepada kurir yang mengirimkan barang pesanan yang dibelinya secara online. Dari pembicaraan antara keduanya jelas tersirat kalau transaksi yang dilakukan pembeli menggunakan cara COD.

Categories
Opini

Para Pendukung Separatis Bermunculan

Baru beberapa jam lalu saya menulis posting yang mengekspresikan keheranan saya terhadap pemerintah yang terkesan toleran dengan aksi kekerasan brutal yang terus dilakukan kelompok yang selama ini dalam pernyataan-pernyatan resmi pemerintah disebut Kelompok Kriminal Bersenjata alias KKB. Pada postingan itu salah satu yang saya sorot adalah penggunaan istilah “kelompok kriminal” terhadap mereka yang jelas-jelas menebar teror dan secara terbuka mengungkap kemerdekaan sebagai tujuan dari aksi-aksi kekerasan yang dilakukannya.

Tidak lama berselang pemerintah melalui Menko Polhukam Mahfud MD resmi menempelkan label teroris kepada kelompok yang selama ini disebut sebagai KKB itu. “Pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan masif dikategorikan sebagai teroris. Ini sesuai dengan ketentuan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2018,” sebut Mahfud MD di hadapan sejumlah jurnalis yang menghadiri konferensi pers di Kemenko Polhukam pada hari Kamis tanggal 29/4/2021 tadi.

Categories
Opini

Bermain Api di Papua

Beberapa bulan terakhir ini, every now and then, muncul pemberitaan mengenai nyawa yang melayang akibat kekerasan yang dilakukan kelompok yang oleh pemerintah ditempeli label Kelompok Kriminal Bersenjata alias KKB. Tidak hanya aparat keamanan yang jadi sasaran tapi juga rakyat biasa, karyawan perusahaan tambang, pekerja proyek pembangunan infrastruktur, petani, tukang ojek, sampai pemuka agama.

Meskipun sudah beberapa tahun berlalu, pastinya masih lekat dalam ingatan kita peristiwa berdarah yang merenggut nyawa 31 orang pekerja proyek pembangunan jalan Trans Papua. Diberitakan bahwa para pelaku yang merupakan salah satu kelompok berlabel KKB sempat menyatakan kalau yang mereka inginkan bukan pembangunan tapi kemerdekaan.

Categories
Hobi

Hasil MotoGP 2021 Seri 3

Seri 3 – 18 April 2021
Grande Premio 888 de Portugal
Algarve International Circuit
Portugal