Langkanya Kejujuran

0
163

Beberapa hari terakhir ini saya nggak terlalu memperhatikan berita. Bahkan headline-headline yang berseliweran di timeline akun-akun social mediapun lebih banyak saya lewatkan begitu saja. Aplikasi-aplikasi media berita nasional yang biasanya setiap hari saya buka juga sudah lebih dari seminggu kayaknya nggak saya buka.

Oh iya … Saya baru ingat kalau saya juga tidak mencari berita mengenai hasil pertandingan Persib terakhir di Liga 1. Padahal itu yang biasanya langsung saya cari kalau saya nggak sempat nonton.

Jadi ketika kemudian ramai diberitakan kalau seorang pengusaha yang merupakan partner bisnis pengacara flamboyan Hotman Paris Hutapea memberikan uang banyak sebagai penghargaan atas kejujuran seorang office boy yang mengembalikan dompet milik Bang Hotman yang konon berisi uang puluhan juta rupiah, saya juga nggak benar-benar tahu detail ceritanya.

Saya tidak melihat ada hal negatif dalam berita itu.

Mengembalikan dompet yang ditemukannya kepada pemiliknya tentu sebuah perbuatan mulia. Bagaimanapun, siapapun yang tidak sengaja menemukan dompet berisi uang puluhan juta rupiah pasti akan langsung dikerubungi setan yang menggodanya memilih tindakan lain alih-alih mengembalikannya pada si empunya.

Memberikan hadiah dalam bentuk uang – yang konon jumlahnya sangat banyak – sebagai penghargaan atas kejujuran si office boy yang mengembalikan dompetnya juga sesuatu yang terpuji. Tidak ada kewajiban kan kita menyampaikan penghargaan atas kebaikan seperti yang ditunjukkan si office boy itu dalam bentuk uang, entah secara hukum maupun agama. Bahkan secara tata kramapun kita hanya “diwajibkan” untuk mengucapkan terima kasih.

Oh ya … apa yang dilakukan si pengusaha partner bisnis Bang Hotman yang memberikan uang itupun tentunya juga sesuatu yang baik. Saat dia melihat ada orang yang melakukan perbuatan baik kepada temannya dan si teman tergerak untuk memberikan penghargaan, dia merogoh saku untuk mewujudkan pemberian penghargaan itu dengan sangat layak, tentu perbuatan baik dan terpuji.

Alangkah terpujinya kejujuran Mas Cleaning Service, alangkah terpujinya Bang Hotman yang memberikan penghargaan atas kejujuran Mas Cleaning Service, dan pastinya partner bisnis Bang Hotman yang yang ngasih duitnya juga oke banget.

Kejujuran Makin Langka

Tapi kejadian itu justru membuat saya seperti tersadar, betapa langkanya kejujuran sehingga ketika ada orang yang melakukan tindakan jujut, rasanya jadi terasa sebagai kejutan bahkan sampe perlu diberikan penghargaan lebih dari ucapan terima kasih.

Tapi ya kalau dilihat-lihat, diingat-ingat, saya kira memang kita semua akan sepakat bahwa memang untuk kejadian seperti itu, seseorang menemukan dompet berisi uang, apalagi jumlahnya sangat besar, kemungkinan yang menemukan itu mengembalikan jauh lebih kecil daripada kemungkinan dia mengambilnya dan menggunakannya untuk kepentingannya sendiri.

Saya malah yakin kalau mengetahui ada orang menemukan dompet berisi banyak uang dan dia mengembalikannya, lebih banyak orang akan bermain setan-setanan dengan “ngegoblok-goblokin” si orang jujur. Argumennya ya bisa macam-macam. Mungkin bisa bilang “Lu kan nggak nyolong, lu nemu …” Atau kalau dia tau itu dompet punya siapa mungkin akan bilang “Halah duit segitu kalo buat Hotman Paris mah kagak berasa”, dan entah apa lagi.

Nggak jauh-jauh sih, dalam obrolan warung kopi beberapa teman saya sendiri “menyakahkan” pilihan Mas Cleaning Service. “Ya untung yang punya dompet Hotman Paris, kalo orang lain, bisa jadi malah dia dituduh nyolong biar gak usah keluar duit ngasih imbalan …”

Semoga Mengembalikan Kejujuran

Tapi saya benar-benar berharap kejadian ini akan memberi pelajaran kepada banyak orang, memotivasi orang untuk menolak ajakan setan, dan kejujuran akan kembali menjadi norma standar dan bukan lagi sesuatu yang aneh.

Mungkin memang tidak semua orang seperti Bang Hotman. Langsung memberikan penghargaan dalam jumlah yang konon sangat besar. Tapi sejatinya orang harus sadar bahwa balasan atas kejujuran itu nyata adanya, dari yang di atas. Kebetulan saja dalam kejadian yang satu ini, Tuhan memilih tangan Bang Hotman untuk memberikan balasan langsung atas kejujuran Mas Cleaning Service.