Categories
Opini

Salib 17 Agustus

Ada banyak yang berbeda dalam momen peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus mendatang.

Yang paling kentara, dorongan menjaga jarak sepertinya membuat aneka aktivitas komunal yang biasanya digelar sebelum maupun setelah 17 Agustus tahun ini tidak digelar. Rame-rame balap karung, panjat pinang, sepak bola bapak-bapak berdaster, dan entah berapa banyak lagi jenis-jenis permainan khas tujuhbelasan sama-sekali nggak nampak. Begitu juga gapura-gapura cantik, entah yang sengaja dibuat ataupun mendandani gapura yang sudah ada. Kalau yang ini mungkin lebih erat hububgannya dengan anggaran. Kantong rata-rata masyarakat kita memang sedang kering kerontang. Jangankan untuk urunan bikin gapura, buat makan aja susah. Maklum, yang dapet berkah gaji ke-13 cuma PNS. Kantor, sekolah, pertokoan, mal, sampai pos Satpam perumahan yang biasanya dihiasi dengan aneka ornamen merah putih juga agak langka. Kalaupun ada, keliatan banget alakadarnya. Lagi-lagi maklum, selain soal anggaran, banyak yang tutup atau setidaknya mengurangi aktivitasnya.

Categories
Opini

I Stand for JRX

Saya nggak tahu sebeken apa kelompok musik Superman is Dead alias SID di luar sana. Tapi di Bali, saya kira sulit mencari orang Bali yang nggak kenal SID. Tak terkecuali saya yang meskipun bukan orang Bali asli tapi sudah puluhan tahun tinggal di “Pulau Seribu Pura” ini.

SID bukan hanya manggung di Bali. Kota-kota besar tanah air, bahkan kota-kota besar di luar negeri pun sudah mereka jejaki. Luar negerinya pun bukan hanya sekedar tetangga sebelah. Hanya saja karakter musik yang mereka usung memang bukan sesuatu yang mudah dicerna semua orang. Mereka yang punya telinga universal mungkin masih bisa menerima musik SID. Tapi bagi yang fanatik dengan genre berbeda, ya sebut sajalah dangdut Pantura misalnya, apalah artinya SID. Bukan soal keren apa ndeso apalagi baik atau buruk, ya beda selera aja.

Categories
Hobi Opini

MotoGP Ceko: Kasian Zarco

Beberapa kejadian luar biasa yang terjadi pada gelaran MotoGP di Sirkuit Brno akhir minggu lalu membuat banyak hal kecil yang sebetulnya tidak kalah menarik begitu saja terlewatkan. Salah satunya adalah tersingkirnya pembalap KTM, Pol Espargaro, dari lintasan karena terjatuh setelah bersenggolan dengan pembalap tim satelit Ducati, Johann Zarco. Padahal motor yang ditunggangi Espargaro nampak sangat kompetitif, sama kompetitifnya dengan motor yang ditunggangi rekan setimnya Brad Binder yang memenangkan balapan.

Kalau saja Espargaro tidak jatuh, bukan tidak mungkin kita melihat 2 motor KTM di atas podium.

Categories
Opini

Menyoal Literasi Jurnalis

Ada sejenak waktu untuk rehat, baru buka aplikasi berita online lewat handphone, dan yang muncul di awal salah satunya adalah berita tentang kekayaan Mark Zuckerberg.

Bukan baru sekarang sih. Dari pagi lewat berbagai sumber saya membaca berita tentang kenaikan drastis nilai kekayaan bos sekaligus pendiri jejaring sosial paling populer di muka bumi, Facebook, yang konon disebabkan oleh meroketnya harga saham perusahaan tersebut. Tentunya sebagai pendiri sekaligus CEO, Mark Zuck menguasai saham Facebook dalam jumlah sangat besar. Tidak heran kalau saat harga saham perusahaan itu meningkat pesat, nilai kekayaannya meningkat pesat pula.

Categories
Opini

Penangkapan Joker: Prestasi atau Ironi? Membanggakan atau Memalukan?

Heboh munculnya buronan korupsi yang sudah bertahun-tahun kabur ke luar negeri di tanah air membuat geger. Apalagi layaknya orang tak berdosa, dia nampak santai keluar masuk kantor-kantor pemerintahan, bahkan lembaga hukum. Mengurus KTP ke kelurahan dan kecamatan, sampai mengajukan berkas ke pengadilan. Bak sosok sakti mandraguna di film-film silat, saat mulut orang masih ternganga, Djoko Soegiarto Tjandra alias Joker telah kembali menghilang bak ditelan bumi.

Categories
Opini

Menolak Kampanye Tolak Rapid Test

Hari ini berita mengenai Bali diramaikan oleh berita tampilnya musisi Jerinx, drummer group Superman is Dead alias SID, dalam demo menolak rapid dan swab test, dua metode yang digunakan untuk screening dan diagnosa Covid-19. Bukan hanya media lokal yang meliput, media nasionalpun banyak yang memberitakannya. Salah satunya detik.com.

Categories
Opini

Melihat Kondisi Italia, Yakin Mau Lockdown?

Pandemi corona yang virus penyebabnya memiliki nama resmi Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Eskalasinya justru sepertinya semakin mengkhawatirkan. Tidak mengherankan kalau sejumlah kalangan menginginkan pemerintah mengambil tindakan yang lebih ekstrim. Beberapa hari terakhir ini baik portal-portal berita maupun linimasa media sosial ramai membahas pro dan kontra lockdown, dimana negara benar-benar “dikunci”, tidak ada yang bisa masuk.maupun keluar, dan masyarakat diharuskan untuk tinggal di rumah dan menghentikan semua aktivitas di luar.