Categories
Opini

Digital Nomad di Bali

Pemberitaan mengenai dideportasinya warga negara asing dari Bali menyusul viralnya posting yang mereka buat melalui portal media sosial membuat fenomena digital nomad di Bali mendadak menyeruak ke permukaan.

Sejatinya yang saya fahami dari sejumlah berita mengenai kasus itu, praktek digital nomad yang dilakukan warga negara Amerika Serikat bernama Kristen Antoinette Gray bukan menjadi penyebab utama dia dideportasi. Hanya saja mungkin karena saya juga salah satu pelaku gaya hidup digital nomad, ya sisi itulah yang paling menarik perhatian saya.

Categories
Filosofi Opini

Mentalitas Tanpa Pamrih

Tanggal 16 Januari terbit berita tentang peristiwa yang terjadi pada tanggal yang sama, 19 tahun lalu. Tanggal 16 Januari 2002 Pesawat komersial Garuda Indonesia GA421 mendarat darurat di Sungai Bengawan Solo. Lokasi kejadian itu cukup terpencil. Tepatnya di Desa Serenan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Flash back kejadian ini mungkin akan berlalu begitu saja dan tidak terlalu menarik perhatian seandainya pada tanggal yang tidak berselisih terlalu jauh, tepatnya tanggal 9 Januari 2021 terjadi peristiwa kecelakaan penerbangan. Sriwijaya Air SJ182 jatuh di kawasan perairan Kepulauan Seribu dan menewaskan seluruh penumpang dan kru yang berada di atasnya.

Categories
Filosofi Opini

Riyakah Nyai?

Heboh media sosial kembali diangkat media resmi dalam bentuk berita. Kali ini tentang sosok selebriti Nikita Mirzani yang melalui akun media sosialnya mengumumkan akan menyumbangkan sejumlah uang untuk mereka yang tertimpa bencana. Dalam postingan itu Nicky menyebut akan menyumbangkan masing-masing 100 juta rupiah untuk korban gempa di Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan.

“Bismillah… Untuk membantu suadara saudara saya yang terkena bencana gempa di Majene Sulawesi Barat dan korban banjir di Kalimantan Selatan, saya ingin menyumbang masing-masing 100 juta untuk membantu meringankan saudara-saudara sayang terkena musibah,” tulis Nicky melalui akun Instagramnya pada hari ini, Minggu, 17 Januari 2021.

Categories
Opini

Blusukan Bu Risma di Jakarta Bikin Baper

Baru hitungan minggu menduduki jabatan barunya, Bu Risma sudah menyedot perhatian publik. Jagat maya riuh dengan komentar atas pemberitaan mengenai hal-hal yang dilakukannya. Kebanyakan positif meskipun ada juga yang sebaliknya. Sementara banyak orang mengenal pejabat yang digantikannya baru setelah dia terpaksa mengakhiri jabatan yang diembannya selama lebih dari setahun. Berapa banyak sih yang “ngeh” dengan sosok Juliari Batubara sebelum dia dengan menyandang jabatan menteri diciduk KPK?

Tepatnya tanggal 23 Desember 2020 lalu, Presiden Jokowi mengumumkan penujukkan Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial dalam kabinet yang dipimpinnya dalam reshuffle yang membuat empat menteri lain selain dua yang ditangkap KPK tersingkir. Kita semua pasti masih ingat, seminggu sebelum menangkap Menteri Sosial Juliari Batubara, KPK juga menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Categories
Opini

Para Pembantu Baru

Menyusul dua menteri ditangkap KPK akhirnya Presiden Jokowi mereshuffle kabinetnya. Reshufffle ini tidak hanya menyangkut penggantian dua menteri yang ditangkap KPK saja. Beberapa posisi menteri dan wakil menteri diganti. Ada yang keluar dari kabinet, ada wajah baru yang masuk ke dalam kabinet, ada yang berpindah posisi, bahkan ada juga jabatan wakil menteri baru.

Setelah sengaja menahan untuk tidak berkomentar, rasanya sekarang saya sudah punya pendapat yang cukup firm. Jadi sudah waktunya menulis. Atau tepatnya mengetik. Atau lebih tepat lagi posting.

Ringkasnya saya bukan sekedar cukup tapi sangat puas dengan pilihan Presiden Jokowi kali ini. Lebih memuaskan dari reshuffle di periode sebelumnya. Bahkan lebih memuaskan dari pembentukan kabinet itu sendiri saat beliau mulai menjabat. Terutama kabinet Presiden Jokowi di periode kedua kepemimpinannya.

Categories
Bisnis

Jasa SEO? Males Ah!

Mereka yang mengenal saya cukup dekat tahu kalau salah satu cara saya nyari duit adalah melalui dunia maya. Sejak hampir 20 tahun yang lalu saya aktif membuat website dan mendorongnya ke papan atas hasil pencarian search engine untuk kemudian dijadikan mesin penghasil uang. Yang terakhir itu di kalangan praktisi digital marketing biasa disebut no”. Menempatkan website atau halaman web di halaman pertama hasil pencarian search engine kita kenal dengan istilah Search Engine Optimization alias SEO. Seperti Aqua yang di tanah air hampir identik dengan air mineral, saat ini search engine hampir sinonim dengan Google.

Apakah saya seorang pakar SEO? Atau guru SEO? Jelas bukan. Saya hanya seorang praktisi SEO. Kalaupun mau ditambahin embel-embel, ya katakanlah praktisi SEO yang agak serius. Tidak bisa dibilang pakar apalagi guru SEO karena saya memang tidak pernah dan tidak pernah tertarik unthk mengajar SEO. Justru sampak sekarangpun saya masih terus belajar dari banyak pakar SEO, baik yang saya kenal secara pribadi maupun yang terhubung lewat interaksi media sosial.